Wartakomunitas.com | Hukum - Seorang suami di Palembang, Sumatera Selatan melaporkan istrinya ke polisi lantaran tak terima telah dipukuli menggunakan kayu gelam lantaran susah untuk dibangukan saat sedang tidur. Kejadian tersebut menimpa Erick (25) pada Minggu (28/1/2024) sekitar 10.00WIB di rumah kontrakan mereka yang berada di Jalan Dwikora II, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang. Erick mengatakan, istrinya berinisial RS (24) bekerja sebagai pemandu lagi di salah satu tempat hiburan malam. Menjelang subuh, RS pun minta dijemput dalam kondisi mabuk berat.

“Kondisinya waktu itu dia tidak sadar dan muntah-muntah. Lalu saya bawa pulang dan mengurusnya di rumah kontrakan,” kata Erick, Selasa (30/1/2024).

Erick pun tertidur di samping RS karena kelelahan mengurusi istrinya yang mabuk berat. Sekitar pukul 10.00 WIB, RS pun sadar dan membangunkan Erick yang ketika itu sedang terlelap.

“Karena saya baru tidur jam 8 pagi, saya bilang sebentar lagi. Tapi dia marah langsung menyiram air ke muka saya,” ujar Erick.

Lantaran tak ingin terjadi keributan, Erick pun menggendong anaknya dan naik ke atas sepeda motor untuk meninggalkan rumah. Namun, hal itu malah membuat RS semakin emosi dan memukulnya dengan menggunakan kayu gelam.

Peristiwa itu berhasil dilerai oleh adik ipar korban. Ia kemudian pergi dari rumah dan meninggalkan istrinya tersebut.

Tidak terhitung berapa kali dipukul. Saat adik ipar saya mengambil kayunya, istri saya itu malah mengambil cangkul dan memukul dari belakang, tapi tidak terluka. Saya sudah kesal dengan tingkah istri saya makanya lapor polisi biar dia sadar,” jelasnya.

Laporan korban dengan nomor LP/B/248/1/2024/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel saat ini telah telah diterima oleh anggota piket SPKT Polrestabes Palembang untuk ditindak lanjuti.

“Laporannya masih diselidiki, keterangan korban juga masih didalami,”singkat Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah.