Wartakomunitas.com | Banten - Hadir di tengah ribuan masyarakat Kecamatan Bojonegara dan Kecamatan Pulo Ampel, calon DPR RI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Banten 2, Inama Sakinah sampaikan orasi ilmiah.

Penyampaian orasi tersebut di tengah acara pengajian dan haul akbar Syekh Abdul Qodir Jailani - KH. Yassin Beji yang dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat Bojonegara dan Pulo Ampel.

Inama yang sering disapa teh ina mengatakan, sudah saatnya masyarakat lokal berada dilingkaran pembuat kebijakan, mengingat potensi daerah yang sangat besar agar tidak dikuasai oleh orang-orang tertentu di luar daerah.

Perempuan kelahiran asli Bojonegara dan keturunan KH. Yassin Beji tersebut, optimis dengan adanya putra daerah yang berada dilingkaran pembuat kebijakan akan merubah keadaan menjadi lebih baik.

"Bapak Ibu, di Bojonegara ini industrinya banyak, tapi penganggurannya juga banyak, laut sudah tercemar, saya sudah keliling ke Pulo Panjang, disitu terdapat pelabuhan swasta, tapi pelabuhan nelayan begitu-begitu saja," kata Inama, Sabtu (4/11/2023)

Kata Teh Ina, hal tersebut bisa dilakukan salah satunya dengan upaya menjadi pembuat kebijakan, terlebih ia adalah seorang putra daerah asli.

Wanita yang puluhan tahun menggeluti bidang hukum tersebut selalu optimis dengan perjuangan bahwa pribumi juga bisa berdaya lewat kebijakan.

"Kita harus berkolaborasi, masyarakat harus cerdas dan jangan takut, La Tahzan Innallaha Ma'ana," katanya

Inama meminta kepada masyarakat agar selalu mengingatkan dirinya untuk terus berjuang bersama demi kemajuan bersama juga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Teh Inama juga melaunching pelayanan ambulance gratis bagi masyarakat Bojonegara, Pulo Ampel dan sekitarnya.

Di Tengah Ribuan Masyarakat, Caleg DPR RI Inama Sakinah Sampaikan Orasi Ilmiah, Siap Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

KonteksMedia - Hadir di tengah ribuan masyarakat Kecamatan Bojonegara dan Kecamatan Pulo Ampel, calon DPR RI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Banten 2, Inama Sakinah sampaikan orasi ilmiah.

Penyampaian orasi tersebut di tengah acara pengajian dan haul akbar Syekh Abdul Qodir Jailani - KH. Yassin Beji yang dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat Bojonegara dan Pulo Ampel.

Inama yang sering disapa teh ina mengatakan, sudah saatnya masyarakat lokal berada dilingkaran pembuat kebijakan, mengingat potensi daerah yang sangat besar agar tidak dikuasai oleh orang-orang tertentu di luar daerah.

Perempuan kelahiran asli Bojonegara dan keturunan KH. Yassin Beji tersebut, optimis dengan adanya putra daerah yang berada dilingkaran pembuat kebijakan akan merubah keadaan menjadi lebih baik.

"Bapak Ibu, di Bojonegara ini industrinya banyak, tapi penganggurannya juga banyak, laut sudah tercemar, saya sudah keliling ke Pulo Panjang, disitu terdapat pelabuhan swasta, tapi pelabuhan nelayan begitu-begitu saja," kata Inama, Sabtu (4/11/2023)

Kata Teh Ina, hal tersebut bisa dilakukan salah satunya dengan upaya menjadi pembuat kebijakan, terlebih ia adalah seorang putra daerah asli.

Wanita yang puluhan tahun menggeluti bidang hukum tersebut selalu optimis dengan perjuangan bahwa pribumi juga bisa berdaya lewat kebijakan.

"Kita harus berkolaborasi, masyarakat harus cerdas dan jangan takut, La Tahzan Innallaha Ma'ana," katanya

Inama meminta kepada masyarakat agar selalu mengingatkan dirinya untuk terus berjuang bersama demi kemajuan bersama juga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Teh Inama juga melaunching pelayanan ambulance gratis bagi masyarakat Bojonegara, Pulo Ampel dan sekitarnya.

Seorang tokoh pemuda Bojonegara-Puloampel M. Imam Addaruqutni turut hadir, biasa di sapa "kang Imam" berpesan kepada masyarakat terutama sebagai pemilih pemula gunakan hak suara dengan sebijak mungkin agar bisa memajukan tanah kelahiran, sehingga dapat kita rasakan bersama nilai - nilai perjuangan nenek moyang kita seperti amanat Brigjen syam'un Bupati Pertama kab. Serang "Ngebangun manusa iku ore cukup karo jampe lan banyu kendi, tapi kudu karo elmu" tutupnya 

Untuk diketahui, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kab. Serang yang hadir diantaranya, KH. Mansur Muhyidin, pendakwah KH. Unang Kosasi, M. Imam Addaruqutni  (*)