Wartakomunitas.com | Politik - Martha Supusepa (83), warga lansia RT 003 RW 009 Warakas 5, Gang 5, Tanjung Priok, Jakarta Utara, tetap bisa menggunakan hak suara dari tempat tidurnya, Rabu (14/2/2024). Kondisi Oma Martha yang sudah tua dan sakit-sakitan membuatnya hanya bisa terbaring di tempat tidur. Oleh karena itu, petugas TPS datang ke rumah dan memberikan akses bagi Oma Martha mencoblos dari tempat tidur.

"Jadi kemarin, jam 12.30 WIB, petugas TPS dan salah satu petugas Bawaslu, datang, bawa surat, jadi ada empat surat suara.

Datang ke Oma saya, langsung diminta mencoblos. Alat disediakan, terus mencoblos. Didampingi, dilihat langsung," kata Cornelia Gracia, cucu Oma Martha, saat ditemui di kediamannya, Kamis (15/2/2024). Saat itu, Oma Martha didampingi putrinya yang biasa disapa Enen untuk mencoblos.

"Dibantu sama tante saya. Oma saya kan masih nonton TV, masih bisa lihat, calonnya siapa saja. Kebetulan dia dibantu untuk DPD dan DPRD. Tapi untuk capres dia menunjuk dan mencoblos sendiri," ucap Grace.

Selesai mencoblos, surat suara Oma Martha langsung diantar ke TPS dan dimasukkan ke kotak surat suara.

"Selesai coblos ya sudah, tutup kembali. Terus kami perwakilan keluarga disuruh balik ke TPS untuk melihat bahwa surat suara Oma dipastikan masuk kembali ke kotak suara yang sesuai," tutur Grace.

"Kami kawal juga sampai ke TPS, jadi terlihat bahwa surat suara itu transparan dan sampai ke kotak suara," lanjutnya.

Keluarga mengaku senang, lansia seperti Oma Martha masih diberi akses menggunakan hak suaranya meskipun dari tempat tidur.

"Perasaan kami senang, karena mereka datang, kami enggak susah urusnya, dengan senang hati. Walaupun Oma saya tidak bisa bangun, hak dan suaranya masih dianggap," tutup Grace.